Madiun, 6 Agustus 2025 – Bertempat di halaman Kantor Kecamatan Manguharjo hari Rabu tanggal 6 Agustus 2025, digelar apel bersama yang diikuti oleh seluruh perangkat kelurahan dan kecamatan. Apel dipimpin langsung oleh Ibu Camat Manguharjo dan menghadirkan narasumber dari Kapolsek Manguharjo serta DanposramilManguharjo.
Dalam kesempatan tersebut, disampaikan sejumlah imbauan penting kepada masyarakat terkait isu-isu yang belakangan menjadi perhatian publik, antara lain keselamatan berlalu lintas, maraknya penipuan online, fenomena bendera “One Piece”, serta penggunaan soundsystem (soundhoreg) yang melebihi batas.
1. Keselamatan Berlalu Lintas di Kota Madiun
Kapolsek Manguharjo menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya jumlah kecelakaan lalu lintas di wilayah Kota Madiun dalam beberapa bulan terakhir.
Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kedisiplinan dalam berkendara, mematuhi rambu lalu lintas, selalu mengenakan helm, serta tidak menggunakan ponsel saat mengemudi. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama, dan disiplin menjadi kunci utamanya.
2. Waspada Penipuan Online
Seiring meningkatnya aktivitas belanja daring, masyarakat juga diminta lebih waspada terhadap penipuan online.
Modus penipuan semakin beragam, mulai dari toko palsu, hingga oknum yang mengatasnamakan layanan resmi. Masyarakat diimbau agar tidak mudah mentransfer uang ke rekening pribadi yang mencurigakan dan selalu memastikan legalitas toko online yang dituju.
3. Fenomena Bendera One Piece
DanposramilManguharjo menyoroti fenomena pemasangan bendera bajak laut “One Piece” di beberapa tempat. Meski sebagian dianggap sebagai bentuk hiburan atau ekspresi budaya populer, masyarakat tetap diingatkan untuk bijak dalam menggunakan simbol-simbol tertentu.
Ditekankan pentingnya pemahaman terhadap norma sosial dan hukum, agar tidak terjadi kesalahpahaman yang dapat menimbulkan keresahan atau interpretasi negatif di masyarakat.
4. Penggunaan Soundhoreg yang Melebihi Batas
Penggunaan soundsystem atau “soundhoreg” dalam berbagai kegiatan masyarakat juga menjadi sorotan.
Banyak laporan mengenai penggunaan soundsystem dengan volume berlebihan hingga larut malam yang mengganggu kenyamanan warga sekitar. Oleh karena itu, perangkat wilayah diminta untuk mengingatkan warganya agar mematuhi aturan batas kebisingan dan jam operasional, sebagai bentuk saling menghargai dalam kehidupan bermasyarakat.
Apel bersama ini menjadi langkah preventif pemerintah kecamatan dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat. Diharapkan seluruh peserta apel dapat menjadi agen penyampai informasi kepada warga di lingkungan masing-masing.





